Membeli Waktu

 


caspo777 Hari itu, Ayah pulang kerja larut malam. Ia mendapati anknya yang berusia 8 tahun menunggunya. “Kok belum tidur?” sapa Ayah pada anaknya.

“Aku menunggu Papa pulang karena aku mau bertanya berapa gaji Papa,” kata anak.

“Lho, tumben tanya gaji Papa. Gaji Papa dibayar harian. Satu hari Papa dibayar Rp400.000,- untuk 10 jam.”

“Berarti satu jam Papa digaji Rp40.000.”

“Kamu pintar, sekarang tidur ya. Sudah malam!”

“Papa, aku boleh pinjam uang Rp10.000?”

“Sudah malam, besok pagi saja. Sekarang, kamu tidur.” Suara Ayah mulai meninggi.

“Anak itu berbalik menuju kamarnya. Ayah menyesali sikapnya, lalu menghampiri anaknya. Anak itu sedang terisak-isak sambil memgang uang Rp30.000,-. Ayah mengelus kepala anaknya.

“Maafkan Papa. Kenapa kamu minta uang malam-malam begini?”

“Papa, aku bukan minta uang. Aku pinjam. Nanti, aku kembalikan dari uang jajanku.”

“Iya tapi buat apa?” tanya Ayah.

“Aku menunggu Papa pulang buat ajak Papa main, satu jam saja. Mama bilang kalau waktu Papa sangat berharga, jadi akum au beli waktu Papa. Aku buka tabunganku, tapi cuma ada uang Rp30.000. Karena uang tabunganku tidak cukup, aku mau oinjam Rp10.000 dari Papa.

Mendengar permintaan anaknya, Ayah langsung terdiam, terenyuh, dan menangis. Ia memeluk anaknya sambil menangis dan minta maaf.

DAFTAR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hoaks Haji dan Umrah Gratis dari Pemerintah, Simak Faktanya Agar Tak Terti

Sosok Ririn, Dalang Pembunuhan Sekeluarga Terkubur di Rumah Indramayu

AS Gempur 3 Situs Nuklir Iran, Memperparah Eskalasi Konflik?