Jordi Cruyff: Mantan Bintang Barcelona yang Kini Bidik Sukses Sepak Bola Indonesia
Jordi akan berkolaborasi dengan Patrick Kluivert untuk membenahi sepak bola nasional. Bukan sebagai pelatih kepala, Jordi akan berperan sebagai konsultan yang memberikan arahan teknis kepada tim pelatih.
Langkah PSSI menunjuk Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis merupakan gebrakan besar. Putra legenda ini diharapkan dapat menularkan ilmu dan pengalamannya selama berkarir di Eropa untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Kerja sama Jordi dengan Patrick Kluivert, yang juga merupakan legenda sepak bola, diyakini akan menciptakan sinergi positif dalam memajukan sepak bola Indonesia.
Sebelum berkiprah di dunia kepelatihan dan manajemen sepak bola, Jordi Cruyff telah malang melintang sebagai pemain profesional. Kariernya dimulai di akademi Ajax Amsterdam sebelum akhirnya bergabung dengan Barcelona B pada tahun 1992. Ia kemudian promosi ke tim utama Barcelona pada tahun 1994, menorehkan prestasi membanggakan bersama klub raksasa Spanyol tersebut.
Perjalanan kariernya berlanjut ke klub-klub besar Eropa lainnya, termasuk Manchester United dan Alaves. Ia juga pernah membela Timnas Belanda sebanyak sembilan kali dan berpartisipasi dalam Piala Eropa 1996. Meskipun pernah merasakan pahitnya karier, seperti pengakuannya sendiri yang menyesali keputusannya bergabung dengan Manchester United, pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan hidupnya.
Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2010, Jordi Cruyff tak lantas meninggalkan dunia sepak bola. Ia beralih ke dunia manajemen, menjabat sebagai direktur olahraga di Maccabi Tel Aviv dan manajer di Chongqing Dangdai Lifan. Kini, ia siap menghadapi tantangan baru sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia, membawa serta pengalaman dan keahliannya untuk memajukan sepak bola Indonesia.
DAFTAR

Komentar
Posting Komentar