Pemprov Jateng Bakal Gelar Retret untuk Pejabat, Apa Saja Agendanya?
ALPHASLOT88 Liputan6.com, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggelar retret untuk 546 pejabat setingkat kepala dinas yang bertugas di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
Retret bagi kepala dinas, digelar guna mengintegrasikan program terkait pembangunan sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Tidak dijelaskan berapa hari pejabat akan mengikuti retret, namun retret pejabat Provinsi Jateng, juga akan dihadiri oleh wakil bupati dan wakil wali kota pada hari terakhir.
"Tanggalnya masih belum pasti ya, sementara nanti di awal Juni. Kegiatan retret nanti akan diikuti dari JPT sekitar 546 peserta, termasuk wakil bupati dan wakil wali kota pada hari terakhir retret," ungkap Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, usai memaparkan kesiapan kegiatan kepada Gubernur Ahmad Luthfi, Jumat, (16/05/25).
Saat ini kurikulum retret pejabat Provinsi Jawa Tengah, sedang dimatangkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.
Pematangan materi retret pejabat Provinsi Jateng, akan dilakukan dalam dua hari ke depan sebelum nanti difinalisasi dan disetujui Gubernur Ahmad Luthfi.
"Titik krusial yang menjadi pesan Pak Gubernur adalah include di dalamnya yaitu Asta Cita benar-benar dimasifkan, sehingga nanti disesuaikan dengan program prioritas gubernur," tambah Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah.
Penyelarasan
Tujuan dari penyelenggaraan retret ini adalah penyelarasan dari output program masing-masing kepala organisasi pemerintah daerah (OPD), wakil bupati, dan wakil wali kota. Hasil akhirnya tentu saja output kegiatan yang terintegrasi.
"Tentu programnya Pak Gub ini dengan Asta Cita sehingga apa melakukan apa, siapa melakukan apa," kata Uswatun.
Kegiatan akan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya dari Lemhanas, BPKP, KPK, Kementrian Dalam Negeri dan Kementerian PAN-RB.
Secara teknis, retret nanti akan dibagi ke dalam beberapa kelas dengan materi paparan dari narasumber.
"Tadi ada masukan dari Gubernur untuk tambahan dua kelas khusus, yaitu kelas untuk wakil bupati dan wakil wali kota yang ikut pada hari terakhir. Kemudian kelas khusus terkait Asta Cita yang akan kita blend dengan kurikulum di Lemhanas," lanjut Uswatun.
Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, retret untuk JPT di seluruh OPD ini akan menjadi yang pertama digelar pemerintah provinsi.
Ahmad Luthfi terinspirasi pelaksanaan retret kepala daerah yang digelar Kemendagri di Lembah Tidar usai pelantikan kepala daerah Februari 2025 lalu.
"Ini penting agar program-program di Jawa Tengah dapat berjalan selaras, tidak sendiri-sendiri. Ego sektoral harus dihilangkan sehingga program yang dilakukan bisa dirasakan betul oleh masyarakat," kata Ahmad Luthfi dalam berbagai kesempatan.
Komentar
Posting Komentar