Bapanas Godok Aturan Penghapusan Kelas Beras Medium dan Premium

 


ALPHA SLOT88 Liputan6.com, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) kini tengah menggodok aturan baru terkait penghapusan klasifikasi beras medium dan premium, menyusul rencana pemerintah untuk menghilangkan kedua kategori tersebut.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menuturkan bahwa timnya langsung menindaklanjuti hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang digelar Jumat, 25 Juli 2025, kemarin. Sederet ketentuan berkaitan dengan penghapusan kelas beras premium dan medium itu akan disesuaikan.

Ia berharap proses ini bisa segera selesai. Namun, detail perubahan dan ketentuan barunya akan dibahas lebih lanjut. Seperti diketahui, ada aturan mutu dan harga eceran tertinggi (HET) yang melekat pada beras medium dan premium saat ini.

"Makanya ini kan mau di-meeting-in dulu, baru diputusin," katanya.

Sebagai informasi, saat ini ada dua aturan utama terkait beras medium dan premium. Pertama adalah Peraturan Bapanas Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras. Sementara itu, ketentuan HET-nya diatur dalam Peraturan Bapanas Nomor 5 Tahun 2024.

 

2 dari 3 halaman

Pemerintah akan Hapus Klasifikasi, Harga Jual Diharapkan Lebih Murah

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah memang akan menghapus klasifikasi beras premium dan medium, menyusul polemik yang terjadi di pasaran. Harga jual beras nantinya disebut akan lebih murah dari harga beras premium saat ini.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa penentuan harga beras akan menjadi kewenangan penuh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Harga beras berapa? Nanti akan dirapatkan oleh Bapanas. Karena nanti kalau teknis itu Bapanas yang akan mengatur bersama Kementan (Kementerian Pertanian) dan lain-lain, untuk mereka berunding berapa, apakah Rp 13.000, apakah Rp 13.500, apakah Rp 12.500, dan seterusnya nanti akan diputuskan oleh Bapanas," ungkap Zulkifli di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, pada Jumat (15/7/2025).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hoaks Haji dan Umrah Gratis dari Pemerintah, Simak Faktanya Agar Tak Terti

Sosok Ririn, Dalang Pembunuhan Sekeluarga Terkubur di Rumah Indramayu

AS Gempur 3 Situs Nuklir Iran, Memperparah Eskalasi Konflik?