Duduk Perkara Bentrokan Antarwarga di Ambon, Dipicu Tawuran Pelajar
ALPHA SLOT88 Liputan6.com, Jakarta Bentrokan antarwarga pecah di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (19/8). Dalam insiden ini, belasan rumah warga terbakar. Informasi yang dihimpun dari Antara, pemicu bentrokan karena tawuran pelajar.
Tawuran antarpelajar SMK Negeri 3 Ambon tersebut berujung pada meninggalnya seorang siswa akibat luka tusuk. Persoalan ini kemudian meluas menjadi bentrokan antarwarga.
350 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan bentrokan. Personel gabungan yang diterjunkan mengamankan bentrokan tersebut terdiri dari Satuan Brimob Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Kodim 1504 Ambon.
"Total 350 personel gabungan TNI-Polri sudah berada di lokasi untuk meredam situasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Semua persoalan serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet di Ambon.
Dalam kesempatan itu, aparat keamanan juga mendampingi sejumlah pejabat, antara lain Wali Kota Ambon, Dansat Brimob Polda Maluku, Dirbinmas Polda Maluku, Karo Ops Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Dandim 1504 Ambon, hingga Ketua DPRD Kota Ambon.
Janet menegaskan saat ini aparat keamanan terus melakukan langkah preventif dan patroli guna mencegah bentrokan susulan.
“Situasi saat ini sudah terkendali. Kami minta masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.
Polisi Terluka
Ipda Janet mengungkapkan seorang anggota Samapta, Bripda Wisnu mengalami luka akibat lemparan massa saat proses pengamanan berlangsung.
“Saat ini yang bersangkutan dalam perawatan medis,” tambahnya.
Komentar
Posting Komentar